Foto: Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat melantik jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali sekaligus pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Bali di onumen Gong Perdamaian Dunia di Desa Budaya Kertalangu, Kesiman Kertalangu, Denpasar, Sabtu (3/10/2026).
Denpasar, KabarBaliSatu
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bali menegaskan tidak ada gejolak internal yang mengarah pada penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Kabar mengenai rencana Munaslub yang belakangan beredar di ruang publik dinilai sebagai isu bohong atau hoaks yang berpotensi mengganggu konsolidasi partai.
Sikap tersebut sekaligus mempertegas dukungan Golkar Bali terhadap kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Seluruh jajaran pengurus dan kader di Pulau Dewata dipastikan tetap solid dan fokus menjalankan agenda organisasi.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih yang akrab disapa Demer mengatakan kondisi internal partai berlambang pohon beringin saat ini sangat kondusif. Tidak ada dinamika khusus, baik di tingkat pusat maupun daerah, yang mengindikasikan adanya dorongan untuk menggelar Munaslub.
“Berita Munaslub Golkar pasti hoaks. Kami saja masih tenang-tenang menjalankan tugas reses di daerah. Kawan-kawan se-Indonesia juga sama, tenang, tidak ada kejadian khusus,” ujar Demer yang Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI itu Sabtu (7/11/2026).
Menurutnya, saat ini perhatian para kader dan legislator Golkar di seluruh Indonesia lebih tertuju pada pelaksanaan tugas politik dan pengabdian kepada masyarakat. Masa reses dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengawal berbagai program strategis pemerintah.
Karena itu, isu-isu spekulatif yang tidak memiliki dasar kuat dinilai tidak perlu menjadi perhatian berlebihan, terlebih ketika seluruh jajaran partai tengah menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Kami fokus turun ke masyarakat. Kader Golkar seluruh Bali juga saya intruksikan fokus pada kerja nyata membantu masyarakat. Apalagi sekarang mulai musim hujan yang berpotensi ada bencana. Jadi kader Golkar harus sigap membantu masyarakat, jangan terpengaruh isu hoaks yang tidak produktif, ” tegas Demer yang juga Anggota Komisi VI DPR RI itu.
Penegasan serupa disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Golkar Provinsi Bali sekaligus Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Provinsi Bali, Yuda Suparsana.
Ia memastikan isu Munaslub tidak memengaruhi soliditas kader Golkar di Bali. Menurutnya, konsolidasi organisasi di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota justru baru saja diperkuat melalui pelantikan serentak jajaran pengurus.
“Bali tidak terpengaruh berita hoaks. Belum ada sebulan jajaran pengurus DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/kota se-Bali dan Provinsi Bali dilantik di Gong Perdamaian,” tegasnya saat dikonfirmasi secara terpisah, Sabtu (7/11/2026).
Yuda menjelaskan, pelantikan yang berlangsung di kawasan Gong Perdamaian Dunia tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus Golkar di Bali.
Setelah pelantikan, pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota langsung diarahkan untuk bergerak menjalankan program kerja, memperkuat kaderisasi, serta memastikan roda organisasi berjalan optimal hingga ke tingkat daerah.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa Golkar Bali tengah berada dalam fase konsolidasi dan penguatan organisasi, bukan menghadapi persoalan internal sebagaimana yang digambarkan dalam isu Munaslub.
Penegasan dari Golkar Bali ini sekaligus menambah deretan sikap penolakan terhadap isu Munaslub yang sebelumnya juga disampaikan sejumlah DPD Partai Golkar di berbagai provinsi, termasuk Banten, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat.
Jajaran pengurus daerah tersebut menilai penyebaran isu yang tidak berdasar berpotensi memecah konsentrasi dan mengganggu soliditas partai. Golkar Bali pun memastikan tetap berada dalam satu barisan untuk mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia serta melanjutkan agenda konsolidasi dan kerja-kerja organisasi. (kbs)

