Foto: Ketua DPW Partai NasDem Bali sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, Ir. I Nengah Senantara.
Denpasar , KabarBaliSatu
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bali menginstruksikan seluruh jajaran kader dan simpatisannya untuk meningkatkan kepekaan sosial serta hadir secara nyata di tengah masyarakat. Penegasan ini disampaikan seiring masuknya musim hujan dan pancaroba yang berpotensi memicu berbagai bencana alam di kawasan Bali.
Ketua DPW Partai NasDem Bali sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, Ir. I Nengah Senantara, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem pada tahun 2026 ini sengaja dikemas secara sederhana, penuh hikmah, dan kaya akan nilai kepedulian sosial.
Ia menggarisbawahi bahwa dinamika politik dan kondisi perekonomian negara saat ini menuntut empati tinggi dari para figur dan elit politik. Oleh sebab itu, NasDem Bali enggan menggelar selebrasi megah yang tak memberi manfaat langsung bagi publik.
Senantara menegaskan, fokus gerakan kader dialihkan pada aksi kemanusiaan dan tanggap bencana di lapangan. Senantara menceritakan aksi cepat penanganan musibah yang baru saja ia lakukan bersama jajaran pengurus daerah saat meninjau warga lansia di Karangasem yang tertimpa musibah kebakaran.
“Seperti beberapa hari lalu, saya dari DPW NasDem sebagai anggota DPR RI, saya juga mengunjungi salah satu masyarakat di Budekling yang mengalami kebakaran rumah. Di mana pemilik rumahnya itu sudah lansia, dengan tiga ibu-ibu yang umurnya sudah lansia, tidak punya siapa-siapa lagi,” ungkapnya.
“Nah, saya dari Partai NasDem hadir, termasuk juga dari dewan yang ada di Kabupaten Karangasem. Kita mendorong untuk perbaikan rumahnya dan Asungkara sudah dapat respon positif juga dari Bupati Karangasem,” bebernya.
Menghadapi potensi curah hujan ekstrem dalam beberapa waktu ke depan, Senantara mengimbau seluruh kader NasDem di daerah untuk tidak menghamburkan energi pada hal yang kurang berguna, melainkan bersiap siaga mendampingi warga yang membutuhkan.
“Belum lagi nanti ada bencana-bencana karna musimnya memang musim pancaroba, hujannya akan deras luar biasa. Ini harus kita soroti, prihatin juga, jangan jorjoran untuk melakukan sesuatu yang manfaatnya tidak tepat untuk masyarakat,” tutupnya. (kbs)

