Foto: Pertunjukan operet bertajuk “Princess Panda: The Art of Light and Shadow” dari Teater Kini Berseri.
Denpasar, KabarBaliSatu
Semangat kolaborasi dan kreativitas anak muda kembali menggeliat dalam gelaran D’Youth Fest 6.0. Berbagai komunitas kreatif turut mengambil bagian untuk memperkaya pengalaman festival tahun ini. Salah satu penampilan yang sukses mencuri perhatian datang dari Teater Kini Berseri (Tekiber) lewat pertunjukan operet bertajuk “Princess Panda: The Art of Light and Shadow”. Sebuah karya seni pertunjukan yang sarat akan pesan keseimbangan hidup, harmoni, dan pertumbuhan.
Kehadiran Tekiber menjadi bukti nyata dari semangat kolaboratif yang terus didorong oleh D’Youth Fest sebagai ruang bertemunya kreativitas lintas sektor dan komunitas. Penampilan ini sekaligus memperkuat posisi D’Youth Fest tidak sekadar sebagai festival hiburan, melainkan juga wadah ekspresi seni, edukasi, serta pengembangan karakter generasi muda.
Creative Director pertunjukan, I Gede Benny Dipo Pratama, menjelaskan bahwa tema “Princess Panda: The Art of Light and Shadow” sengaja dipilih untuk menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menemukan keseimbangan di tengah perbedaan.
“Princess Panda: The Art of Light and Shadow mengangkat pesan tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Melalui perjalanan para tokohnya yang berasal dari dunia dan pandangan yang berbeda, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana harmoni dapat tercipta ketika perbedaan tidak lagi menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi. Selaras dengan tema REGROW, kisah ini mengajak penonton untuk bertumbuh melalui pemahaman, penerimaan, dan keberanian membangun kembali keseimbangan yang menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik,” ujar Benny.
Sejalan dengan tema besar “Feel The Grow” yang diusung D’Youth Fest tahun ini, pertunjukan tersebut menjadi refleksi tentang bagaimana generasi muda dapat bangkit dan tumbuh kembali melalui kreativitas, empati, dan kolaborasi. Seni pertunjukan pun hadir sebagai medium efektif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan sosial yang relevan dengan dinamika kehidupan anak muda masa kini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, turut memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif Teater Kini Berseri dalam mendukung semangat kolaborasi lintas subsektor kreatif di D’Youth Fest 6.0.
“Kami mengapresiasi keterlibatan Teater Kini Berseri yang telah memberikan suguhan seni pertunjukan berkualitas sekaligus memperlihatkan potensi luar biasa anak muda Denpasar. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa sektor kreatif memiliki peran besar dalam memperkuat identitas kota, sekaligus menjadi ruang positif untuk pengembangan karakter, kreativitas, dan produktivitas generasi muda,” ujarnya.
Apresiasi senada disampaikan oleh Ketua BKRAF Denpasar, Ari Setiya Wibawa. Ia memuji kontribusi Tekiber yang dinilai mampu menghadirkan warna berbeda dalam festival tahun ini melalui seni pertunjukan yang bermakna dalam.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Tekiber dalam D’Youth Fest kali ini, dan dari tahun ke tahun selalu tampil memukau. Apa yang ditampilkan tidak hanya sebatas pertunjukan seni, tetapi juga menghadirkan pesan mendalam yang relevan dengan semangat REGROW. Ini membuktikan bahwa kreativitas anak muda melalui seni teater ini mampu memberikan edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya,” kata Ari.
Menurut Ari, kolaborasi dengan komunitas seni seperti Tekiber merupakan bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar. D’Youth Fest diharapkan terus konsisten membuka peluang bagi talenta muda untuk berekspresi, membangun jejaring, dan menciptakan karya kreatif yang berdampak luas.
Merespons dukungan tersebut, Benny menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BKRAF dan Pemerintah Kota Denpasar yang terus berkomitmen menyediakan ruang kreatif bagi generasi muda.
“Kami mengapresiasi BKRAF dan Pemerintah Kota Denpasar atas dukungannya dalam menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda melalui D’Youth Fest. Kami juga bangga dapat berpartisipasi melalui Operet This Week, sebagai salah satu rangkaian acara yang mengangkat potensi seni pertunjukan di kalangan anak muda,” ungkapnya.
Benny menambahkan bahwa Kota Denpasar memiliki potensi seni pertunjukan yang sangat besar. Hal ini ditopang oleh melimpahnya talenta muda kreatif, komunitas yang aktif, serta kekayaan budaya lokal yang terus menjadi sumber inspirasi. Bagi Tekiber, seni pertunjukan bukan hanya media hiburan, melainkan juga sarana edukasi, ruang kolaborasi, dan peluang agar anak muda tetap produktif.
“Semoga D’Youth Fest terus menjadi wadah yang mendorong tumbuhnya talenta baru dan memperkuat Denpasar sebagai kota yang kreatif,” tutup Benny. (HumasDps)

