BerandaDaerahPemkot Denpasar Perkuat Ketahanan Pangan, Salurkan Bantuan Budidaya Ikan dan Tebar 25...

Pemkot Denpasar Perkuat Ketahanan Pangan, Salurkan Bantuan Budidaya Ikan dan Tebar 25 Ribu Benih Lele

Foto: Pelaksanaan penyerahan bantuan di Pokdakan Mina Sunia Batur Sari, Desa Peguyangan Kaja yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala DPKP Kota Denpasar, A.A. Ngurah Oka Wiranata, S.S., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengelolaan Pembudidayaan Ikan, Ni Made Rai Sumarni, SP., M.Agb., Selasa (9/6/2026).

Denpasar, KabarBaliSatu

Komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui dukungan nyata kepada sektor perikanan budidaya. Melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Denpasar, bantuan sarana dan prasarana (sapras) budidaya ikan disalurkan kepada sejumlah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) guna mendorong peningkatan produktivitas dan kemandirian usaha perikanan berbasis masyarakat.

Penyerahan bantuan berlangsung di Pokdakan Mina Sunia Batur Sari, Desa Peguyangan Kaja, Selasa (9/6/2026), dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPKP Kota Denpasar, A.A. Ngurah Oka Wiranata, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengelolaan Pembudidayaan Ikan, Ni Made Rai Sumarni.

Dalam kesempatan tersebut, A.A. Ngurah Oka Wiranata menjelaskan bahwa program bantuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Denpasar dalam membina dan memberdayakan masyarakat pembudidaya ikan. Dukungan sarana dan prasarana yang diberikan diharapkan mampu memperkuat kapasitas produksi kelompok sekaligus meningkatkan daya saing usaha perikanan yang dikelola secara kolektif.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan bukan sekadar stimulan, melainkan bagian dari strategi membangun sistem budidaya ikan yang lebih modern, produktif, efisien, dan berkelanjutan.

“Bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan ini tidak hanya bersifat stimulan, tetapi juga disertai pendampingan teknis agar kelompok dapat mengelola budidaya secara lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ni Made Rai Sumarni mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan utama dalam budidaya ikan, mulai dari peralatan pendukung kolam, sistem aerasi, benih ikan, hingga sarana lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok penerima.

Tak hanya menyerahkan bantuan, DPKP Kota Denpasar juga melakukan penebaran sebanyak 25 ribu benih ikan lele berukuran 7–8 sentimeter kepada lima Pokdakan penerima. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi ikan air tawar sekaligus memperkuat ketersediaan pangan lokal di Kota Denpasar.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberhasilan program, DPKP turut memberikan pendampingan teknis secara berkelanjutan kepada para pembudidaya. Pendampingan dilakukan melalui penyuluhan, bimbingan lapangan, hingga monitoring berkala untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata.

Bagi para anggota Pokdakan, bantuan tersebut menjadi dorongan baru untuk mengembangkan usaha budidaya ikan yang selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat. Selain berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan lingkungan sekitar, sektor perikanan budidaya juga dinilai memiliki prospek besar dalam membuka peluang usaha dan menciptakan sumber pendapatan baru bagi warga.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap produksi perikanan budidaya terus meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, serta kesejahteraan masyarakat dapat tumbuh seiring berkembangnya sektor perikanan. DPKP Kota Denpasar pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, kelompok pembudidaya, dan masyarakat guna mewujudkan sektor perikanan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini