BerandaDaerahDenpasar Percepat Pemilahan Sampah, Distribusi 176 Ribu Komposter Bag Ditarget Rampung Akhir...

Denpasar Percepat Pemilahan Sampah, Distribusi 176 Ribu Komposter Bag Ditarget Rampung Akhir Juni

Foto: Ilustrasi bag komposter dan masyarakat yang sedang memilaah sampah.

Denpasar, KabarBaliSatu

Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis sumber dengan menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat. Meski tingkat partisipasi warga dalam memilah sampah dinilai sudah cukup baik, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, mengatakan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan secara masif melalui pendekatan langsung dari rumah ke rumah. Program ini tidak hanya menyasar warga, tetapi juga pelaku usaha dan sektor pariwisata yang memiliki peran penting dalam pengurangan timbulan sampah.

Menurutnya, upaya tersebut dilaksanakan secara kolaboratif dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Pariwisata serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), guna memperluas jangkauan sosialisasi.

“Kami terus mengoptimalkan sosialisasi dengan melibatkan seluruh pihak terkait. Sinergi ini penting agar kesadaran dan praktik pemilahan sampah dapat semakin meningkat di semua sektor,” ujarnya, Sabtu (6/6).

Selain edukasi, Pemkot Denpasar juga terus mempercepat distribusi komposter bag kepada masyarakat sebagai sarana pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga. Fokus pembagian saat ini diarahkan ke desa dan kelurahan yang cakupan distribusinya masih belum maksimal.

Hingga kini, lebih dari 100 ribu komposter bag telah disalurkan kepada warga. Pemerintah menargetkan sebanyak 176 ribu komposter bag dapat diterima oleh seluruh kepala keluarga di Kota Denpasar sebelum akhir Juni 2026.

Putra Wirabawa mengungkapkan bahwa berbagai langkah yang telah dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kini semakin banyak yang sudah melalui proses pemilahan. Di sisi lain, kinerja pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) maupun TPS3R juga terus mengalami peningkatan.

“Kami melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Operasional TPST dan TPS3R terus diperkuat agar kapasitas pengolahan sampah semakin optimal,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menegaskan bahwa percepatan distribusi komposter bag merupakan bagian dari strategi penanganan sampah dari hulu. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengelola sampah organik secara mandiri sejak dari rumah tangga.

Menurutnya, keberadaan komposter bag menjadi instrumen penting dalam mengurangi volume sampah yang harus diangkut ke fasilitas pengolahan maupun TPA. Karena itu, penyelesaian distribusi hingga menjangkau seluruh rumah tangga menjadi prioritas pemerintah kota.

“Kami menargetkan seluruh pembagian komposter bag dapat dituntaskan pada akhir Juni sehingga pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga bisa berjalan lebih maksimal,” ujarnya.

Arya Wibawa mengakui bahwa distribusi yang belum merata masih menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan sampah organik, khususnya sampah basah rumah tangga. Namun dengan percepatan penyaluran yang sedang dilakukan, Pemkot Denpasar optimistis sistem pengelolaan sampah berbasis sumber dapat semakin efektif dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Denpasar dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga, sebagai fondasi utama menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini