Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria saat mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster melaksanakan persembahyangan bersama di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Sabtu (23/5/2026).
Klungkung, KabarBaliSatu
Bupati Klungkung, I Made Satria, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster melaksanakan persembahyangan bersama di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan spiritual tersebut berlangsung khidmat dalam rangka perayaan Hari Suci Tumpek Wariga.
Momentum sakral umat Hindu itu dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap tumbuh-tumbuhan serta upaya menjaga keharmonisan antara manusia dan alam semesta.
Rangkaian persembahyangan dipusatkan di tiga pura suci yang ada di Nusa Penida, yakni Pura Puseh Mastulan, Pura Puseh Banjar Adat Ponjok, dan Pura Penataran Ped.
Sebelum persembahyangan dimulai, Gubernur Wayan Koster bersama Bupati I Made Satria terlebih dahulu melakukan aksi penanaman bibit pohon kelapa di kawasan sekitar pura. Kegiatan tersebut menjadi simbol nyata pelestarian lingkungan sekaligus implementasi nilai-nilai luhur Tumpek Wariga.
Penanaman pohon kelapa itu juga merepresentasikan makna Pengatag atau Uduh dalam ajaran Hindu Bali, yakni ungkapan rasa syukur manusia kepada alam dan tumbuh-tumbuhan yang selama ini menjadi sumber kehidupan.
Suasana religius dan penuh kebersamaan tampak menyelimuti jalannya persembahyangan. Kehadiran pemerintah daerah dalam momentum adat dan spiritual tersebut sekaligus menegaskan komitmen menjaga keseimbangan alam, budaya, dan spiritualitas Bali, khususnya di kawasan kepulauan Nusa Penida. (kbs)

