BerandaDaerahKlungkung Bersinar di Panggung Nasional, Bupati Satria Raih NGA 2026 Berkat Sektor...

Klungkung Bersinar di Panggung Nasional, Bupati Satria Raih NGA 2026 Berkat Sektor Kesehatan

Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria saat menerima penghargaan bergengsi dalam ajang National Governance Awards (NGA) 2026 di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Jakarta, KabarBaliSatu

Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali menorehkan prestasi di panggung nasional. Kali ini, sektor kesehatan menjadi sorotan. Bupati Klungkung, I Made Satria, menerima penghargaan bergengsi dalam ajang National Governance Awards (NGA) 2026 yang digelar di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Ajang yang diselenggarakan Metro TV dan dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ini menjadi panggung apresiasi bagi kepala daerah dengan tata kelola pemerintahan yang dinilai inovatif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Mengusung tema “Sinergi Nusantara untuk Indonesia Emas”, penghargaan tersebut diberikan atas komitmen kuat Pemkab Klungkung dalam memperluas akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat perlindungan sosial. Salah satu capaian paling menonjol adalah keberhasilan signifikan dalam menekan angka stunting—indikator penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Tito Karnavian menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas kerja nyata di lapangan. Ia mengingatkan bahwa capaian tersebut justru membawa tanggung jawab yang lebih besar ke depan.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Ini adalah pengakuan objektif atas komitmen menghadirkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan inovatif. Kepercayaan publik harus terus dijaga dengan integritas dan kerja kolaboratif,” tegas Tito.

Bupati Satria menyambut penghargaan ini dengan rasa syukur sekaligus menjadikannya sebagai pemicu untuk terus berinovasi. Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perangkat daerah.

Data terbaru menunjukkan tren penurunan stunting di Klungkung yang cukup impresif. Pada 2024, angka stunting tercatat 5,2 persen, turun menjadi 3,21 persen pada 2025, dan kembali menurun menjadi 3,15 persen per Maret 2026.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlari lebih cepat. Fokus kami jelas, bagaimana seluruh potensi daerah bisa dioptimalkan demi kesejahteraan masyarakat Klungkung,” ujar Satria.

Prestasi ini sekaligus mempertegas posisi Klungkung sebagai daerah yang tidak hanya adaptif terhadap tantangan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret berbasis inovasi di sektor pelayanan publik. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini