BerandaDaerahGiri Prasta Tinjau Banjir Bandang di Buleleng, Janjikan Relokasi Warga dan Bantu...

Giri Prasta Tinjau Banjir Bandang di Buleleng, Janjikan Relokasi Warga dan Bantu Siswa Terdampak

Serahkan Bantuan Pribadi kepada Siswa Terdampak dan Keluarga Korban Meninggal

Foto: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang yang melanda Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (11/3/2026).

Buleleng, KabarBaliSatu

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta turun langsung meninjau lokasi bencana banjir bandang yang melanda Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (11/3/2026) pagi. Ia datang bersama istrinya, Ny. Seniasih Giri Prasta, untuk melihat kondisi warga sekaligus memastikan penanganan pascabencana berjalan baik.

Dalam kunjungan tersebut, Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna. Ia meninjau sejumlah titik terdampak, termasuk SD Negeri 5 Banjar yang mengalami kerusakan cukup serius akibat terjangan air bah. Di sekolah itu, Giri Prasta juga menyempatkan diri bertemu dengan para siswa yang terdampak langsung oleh bencana.

Sebagai bentuk kepedulian, mantan Bupati Badung dua periode itu memberikan bantuan pribadi berupa uang tunai Rp800 ribu kepada para siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah air bah ini. Harapan kami, korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan dan langkah-langkah pemulihan bisa berjalan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta seluruh pihak terkait,” ujar Giri Prasta.

Untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Balai Wilayah Sungai Bali–Penida tengah menyiapkan langkah penataan Daerah Aliran Sungai (DAS). Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan relokasi bagi warga yang terdampak paling parah.

Menurut Giri Prasta, terdapat empat kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, bahkan ada yang hancur total akibat bencana tersebut.

“Terkait rumah warga yang terdampak, ada empat kepala keluarga yang mengalami kerusakan berat. Kami berupaya mencarikan solusi relokasi ke tempat yang lebih aman agar masyarakat bisa tinggal dengan lebih nyaman dan tidak lagi berada di zona rawan,” jelasnya.

Usai meninjau sekolah, Giri Prasta melanjutkan kunjungan dengan melayat ke rumah duka tiga korban banjir bandang yang merupakan satu keluarga. Ketiganya terseret arus deras saat bencana terjadi, yakni Komang Suci (44) bersama dua anaknya, Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).

Dalam tragedi tersebut, Kadek Wahyu telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara Putu Wini hingga kini masih dalam proses pencarian. Pada kesempatan itu, Giri Prasta menyerahkan punia sebesar Rp50 juta kepada keluarga korban sebagai bentuk dukungan dan empati.

Ia berharap proses pencarian terhadap korban yang masih hilang dapat segera membuahkan hasil. Saat ini, tim gabungan dari Basarnas dan BPBD masih terus melakukan penyisiran di sejumlah titik untuk menemukan korban yang belum ditemukan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini