Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria, turun langsung menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu yang menderita penyakit menahun di Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (20/12/2025).
Klungkung, KabarBaliSatu
Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi warga rentan. Bupati Klungkung, I Made Satria, turun langsung menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu yang menderita penyakit menahun di Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (20/12/2025).
Didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, I Gusti Agung Putra Mahajaya, serta Perbekel Nyalian, Cokorda Gde Agung Mahaputra, Bupati Satria mengunjungi dua warga Desa Nyalian yang tengah berjuang menghadapi persoalan kesehatan serius.
Bantuan pertama diserahkan kepada I Wayan Suryana, warga Banjar Pekandelan. Selama kurang lebih 16 tahun, Suryana menderita berbagai penyakit berat, mulai dari gangguan jantung, penyumbatan pembuluh darah, vertigo, hingga gangguan paru-paru. Kondisi tersebut membatasi aktivitas hariannya dan membuatnya membutuhkan alat bantu berupa tongkat untuk bergerak.
Kunjungan dilanjutkan ke rumah Wayan Japa, warga Banjar Kelodan. Japa yang berstatus sebagai hasip desa diketahui menderita glaukoma dengan gangguan penglihatan sejak dua tahun terakhir. Kondisi kesehatannya semakin kompleks setelah harus menjalani cuci darah sebanyak enam kali. Saat ini, Japa telah tercatat sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS) dari pemerintah.
Di hadapan warga dan perangkat desa, Bupati Satria menekankan bahwa bantuan sosial tidak boleh berhenti pada simbolik semata. Ia menugaskan Dinas Sosial Klungkung untuk segera melakukan pendataan lanjutan dan mengoordinasikan bentuk bantuan tambahan sesuai kebutuhan masing-masing penerima.
“Bantuan harus tepat sasaran, tepat waktu, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir secara nyata, terutama bagi warga yang berada dalam kondisi paling rentan,” tegas Bupati Satria.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari pendekatan kebijakan sosial yang menempatkan kesehatan dan kesejahteraan warga sebagai prioritas pembangunan daerah, sekaligus memperkuat peran negara dalam menjamin perlindungan sosial di tingkat akar rumput.
Sementara itu, I Wayan Suryana menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Ia mengakui keterbatasan fisik akibat penyakit yang dideritanya sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari.
“Terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Klungkung. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Melalui aksi langsung di lapangan, Pemkab Klungkung berupaya memastikan kebijakan sosial tidak berhenti di meja birokrasi, melainkan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan. (kbs)

