Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria, saat memimpin upacara pengukuhan, mutasi, dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pada Rabu, 26 November 2025.
Klungkung, KabarBaliSatu
Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali melakukan penataan birokrasi melalui kegiatan pengukuhan, mutasi, dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pada Rabu, 26 November 2025. Prosesi tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Inspektorat Kabupaten Klungkung dengan dipimpin langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, dan turut disaksikan oleh Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra serta Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Anom.
Dalam kegiatan ini, sebanyak empat pejabat resmi dikukuhkan dalam jabatan yang sebelumnya telah mereka emban, sementara sepuluh pejabat lainnya menjalani mutasi sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Nomor 800.1.3/335/BKPSDM/2025 tentang Pengukuhan dan Mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Dalam sambutannya, Bupati Satria menegaskan bahwa kebijakan rotasi dan pengukuhan jabatan ini merupakan implementasi dari prinsip “the right man on the right place”, sebagai upaya memastikan aparatur berada pada posisi yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
“Pelantikan ini merupakan implementasi dari The right man on the right place sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan organisasi. Bagi pejabat yang dilantik dan dikukuhkan, saya mengharapkan dapat menjadi leader dan pemantik organisasi dalam menjawab tantangan-tantangan pada saat ini maupun di masa yang akan datang,” ujar Bupati Satria.
Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya percepatan program prioritas daerah, penyelesaian kelemahan struktural, serta keberanian mengambil langkah inovatif.
“Saya menekankan agar Saudara dapat melakukan percepatan program prioritas, memperbaiki elemahan dan kekurangan yang ada. Menjadi pemimpin harus berani mengambil tantangan, mampu berinovasi, berani keluar dari zona nyaman serta bekerja dengan cepat,” tambahnya.
Empat pejabat yang resmi dikukuhkan dalam jabatan mereka, yaitu:
- I Putu Widiada, S.Sos — Kepala Pelaksana BPBD
- Luh Ketut Ari Citrawati, S.Sos., MM — Asisten Perekonomian dan Pembangunan
- I Komang Gde Wisnuadi, S.Sos — Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
- I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, SSTP — Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Sementara itu, daftar pejabat yang menjalani mutasi meliputi:
- I Ketut Suandiyana, S.Pd., M.Si — dari Kadis Kebudayaan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM
- I Wayan Ardisasa, SE — dari Kadis Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan
- Drs. I Ida Bagus Ketut Mas Ananda — dari Asisten Pemerintahan dan Kesra menjadi Kadis PMD, Pengendalian Penduduk dan KB
- I Nyoman Sidang, SKM., M.Kes — dari Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan menjadi Kadis Ketenagakerjaan
- I Komang Dharma Suyasa, SH., MAP — dari Staf Ahli Bupati menjadi Kadis Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan
- Drs. I Made Agung Gede Putra — dari Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan menjadi Kadis Perhubungan
- I Gusti Ketut Suardika, AP., M.Si — dari Staf Ahli Bupati menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
- I Wayan Suteja, AP., M.Si — dari Kadis PMD, Pengendalian Penduduk dan KB menjadi Kadis Kebudayaan
- I Gusti Gede Gunarta, SSTP., MAP — dari Kadis Perhubungan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan
- Ni Made Sulistiawati, S.H., M.H. — dari Kadis Pariwisata menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan
Seluruh pejabat yang dilantik dan ditetapkan dalam jabatan baru menerima tunjangan jabatan sebesar Rp2.025.000, sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui langkah penataan struktur ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap mekanisme kelembagaan pemerintah semakin adaptif, responsif, dan mampu menghadapi tantangan pembangunan daerah dengan tata kelola yang lebih solid dan profesional. (kbs)

