BerandaDaerahBupati Satria Hadiri Upacara Dewa Yadnya di Pura Kawitan Arya Batu Lepang

Bupati Satria Hadiri Upacara Dewa Yadnya di Pura Kawitan Arya Batu Lepang

Foto: Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ketua TP-PKK Ny. Eva Satria, saat menghadiri prosesi sakral Dewa Yadnya Mecaru lan Mendem Pedagingan di Pura Kawitan Arya Batu Lepang, Desa Adat Banjarangkan, pada Jumat (14/11).

Klungkung, KabarBaliSatu

Prosesi sakral Dewa Yadnya Mecaru lan Mendem Pedagingan digelar di Pura Kawitan Arya Batu Lepang, Desa Adat Banjarangkan, pada Jumat (14/11). Upacara ini menjadi bagian penting dari rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Nyenuk Mekebat Daun lan Nangun Ayu yang tengah dilaksanakan di pura setempat.

Bupati Klungkung I Made Satria hadir bersama Ketua TP-PKK Ny. Eva Satria. Keduanya datang untuk ngaturang bakti serta menghaturkan punia sebagai wujud sradha dan bhakti kepada Ida Bathara sesuhunan. Kehadiran mereka sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan yadnya yang diampu oleh krama pengempon pura.

Turut hadir pula Anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Suwirta dan Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Anom, yang ikut menyaksikan jalannya prosesi. Meski diguyur hujan deras, seluruh rangkaian upacara tetap berlangsung dengan suasana hikmat, menunjukkan kekuatan komitmen dan kebersamaan krama desa dalam menjaga tradisi leluhur.

“Semoga seluruh rangkaian upacara karya bisa dilalui dengan semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh pengempon pura. Harapan semua umatnya dianugerahi kemakmuran, keselamatan dan kerahayuan jagat,” ujar Bupati Satria.

Prawartaka karya, I Wayan Dipta, menjelaskan bahwa upacara ini diselenggarakan sebagai bagian dari proses penyucian seluruh kawasan pura setelah melalui tahap renovasi. Ia menyampaikan bahwa puncak karya akan berlangsung pada 20 November, sedangkan Ida Bathara mesineb dijadwalkan pada 27 November mendatang.

Dengan rangkaian yadnya yang padat dan penuh makna ini, warga Desa Adat Banjarangkan kembali menegaskan komitmen mereka dalam merawat warisan budaya adiluhung serta menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini