BerandaDaerah107 PNS Karangasem Segera Pensiun, Pemkab Bekali Persiapan Keuangan hingga Cegah Penipuan

107 PNS Karangasem Segera Pensiun, Pemkab Bekali Persiapan Keuangan hingga Cegah Penipuan

Foto: Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ir. I Ketut Sedana Merta, S.T., M.T., saat menghadiri kegiatan pembekalan pensiun, penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun, serta literasi dan inklusi keuangan bagi 107 pegawai negeri sipil (PNS) yang akan memasuki masa purna tugas pada Januari, Februari, dan Maret 2027 di Wantilan Sabha Prakerthi, Kantor Bupati Karangasem, Selasa (13/10/2026).

Karangasem, KabarBaliSatu

Memasuki masa pensiun bukan sekadar mengakhiri perjalanan panjang sebagai aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga membuka babak baru kehidupan yang membutuhkan persiapan matang. Mulai dari memahami hak pensiun, menyesuaikan rutinitas sehari-hari, hingga mengelola keuangan keluarga, seluruhnya menjadi bekal penting agar masa purna tugas dapat dijalani dengan tenang dan mandiri.

Pemerintah Kabupaten Karangasem memberikan perhatian terhadap persiapan tersebut melalui kegiatan pembekalan pensiun, penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun, serta literasi dan inklusi keuangan bagi 107 pegawai negeri sipil (PNS) yang akan memasuki masa purna tugas pada Januari, Februari, dan Maret 2027.

Kegiatan berlangsung di Wantilan Sabha Prakerthi, Kantor Bupati Karangasem, Selasa (13/10/2026). Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ir. I Ketut Sedana Merta, S.T., M.T., hadir sekaligus membacakan sambutan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par, serta menyerahkan SK Pensiun kepada para calon purnabakti.

Pembekalan ini dirancang untuk membantu para calon pensiunan memahami prosedur administrasi dan hak-hak yang akan diterima setelah tidak lagi aktif bertugas. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesiapan mental dan perencanaan keuangan untuk menghadapi perubahan kehidupan setelah pensiun.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak, yakni Badan Kepegawaian Negara (BKN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT TASPEN, serta Bank BPD Bali. Dukungan berbagai lembaga ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai administrasi pensiun, pengelolaan manfaat pensiun, serta layanan keuangan yang aman.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Sedana Merta, para calon pensiunan diajak untuk tetap menjaga kesehatan, menikmati waktu bersama keluarga, dan menjalani masa purna tugas dengan kegiatan positif.

Pensiun, menurut pesan tersebut, bukan berarti berhenti memberikan manfaat bagi lingkungan. Pengalaman dan pengetahuan yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun mengabdi masih dapat dibagikan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial maupun aktivitas produktif lainnya.

Di samping kesiapan mental dan kesehatan, pengelolaan keuangan menjadi perhatian penting. Para calon pensiunan diingatkan agar mendahulukan kebutuhan pokok, menghindari utang konsumtif, serta berhati-hati terhadap tawaran investasi yang mencurigakan.

Kewaspadaan terhadap penipuan digital juga menjadi bagian dari materi literasi keuangan. Peserta diimbau untuk tidak membagikan nomor identifikasi pribadi (PIN), kata sandi, maupun kode verifikasi sekali pakai atau OTP kepada siapa pun. Setiap penawaran keuangan perlu diperiksa kebenarannya sebelum mengambil keputusan, terutama jika menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Langkah tersebut penting agar manfaat pensiun yang diterima dapat dikelola secara bijak dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam jangka panjang.

Pemkab Karangasem juga menekankan pentingnya pelayanan administrasi pensiun yang tertib, tepat waktu, dan transparan. Dalam hal ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karangasem menegaskan bahwa seluruh layanan administrasi kepegawaian, termasuk pengurusan pensiun, diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya.

Masyarakat maupun calon pensiunan diminta waspada apabila ada pihak yang mengatasnamakan BKPSDM dan meminta pembayaran untuk mengurus dokumen kepegawaian. Permintaan semacam itu perlu dilaporkan agar tidak merugikan pegawai yang sedang mengurus hak pensiunnya.

Melalui pembekalan ini, Pemkab Karangasem berharap 107 calon purnabakti dapat memasuki masa pensiun dengan pemahaman yang lebih baik, kesiapan finansial yang memadai, serta kemampuan melindungi diri dari berbagai risiko penipuan.

Setelah puluhan tahun mengabdikan diri kepada negara dan masyarakat, masa pensiun diharapkan menjadi kesempatan untuk menikmati waktu bersama keluarga, menjaga kesehatan, dan tetap berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Pengabdian boleh memasuki babak baru, tetapi semangat untuk menjalani kehidupan yang bermanfaat tetap dapat terus menyala. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini