BerandaDaerahMomentum Penguatan Pendidikan Hindu, Wawali Arya Wibawa Hadiri Parade Budaya Bhakti Pertiwi...

Momentum Penguatan Pendidikan Hindu, Wawali Arya Wibawa Hadiri Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya

Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya yang digelar Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI dan dibuka langsung Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar di Jaba Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Jumat (13/2/2026).

Denpasar, KabarBaliSatu

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya yang digelar Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI di Pura Agung Jagatnatha, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pertiwi Widyalaya Tahun 2026 dan dibuka langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya jajaran Kementerian Agama RI, Anggota DPD RI Perwakilan Bali IB Rai Dharmawijaya Mantra, Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija, para bupati/wali kota se-Bali, serta pimpinan perguruan tinggi Hindu.

Parade budaya diawali penampilan dari IHN Mpu Kuturan sebagai pembuka, dilanjutkan kontingen kabupaten/kota se-Bali, dan ditutup oleh kontingen UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Suasana sakral dan semarak berpadu dalam satu panggung kebhinekaan yang menampilkan semangat pendidikan berbasis nilai-nilai Hindu.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut peringatan ini sebagai momen bersejarah. Tepat dua tahun lalu, 13 Februari 2024, Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Widyalaya resmi diterbitkan. Regulasi tersebut menjadi payung hukum sekaligus “akta kelahiran” bagi penyelenggaraan pendidikan umum berciri khas agama Hindu.

“Hanya dalam waktu dua tahun, telah berdiri 146 Widyalaya di seluruh Indonesia, dari tingkat Pratama hingga Utama. Ini lompatan besar yang menunjukkan komitmen umat Hindu menghadirkan pendidikan berkualitas dan berkarakter,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan 13 Februari sebagai hari bhakti untuk kemajuan pendidikan. Dengan dukungan regulasi, lahan, dan semangat umat, Widyalaya diyakini mampu melahirkan generasi emas yang kuat secara moral, santun dalam sikap, dan kokoh dalam kebersamaan.

Sementara itu, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan parade yang mengusung tema “Widyalaya Berkarya, Pertiwi Berjaya.” Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud konkret penguatan pendidikan Hindu di Indonesia.

“Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen mendukung pendidikan Hindu sebagai fondasi membangun generasi unggul dan berkarakter,” tegasnya.

Ia berharap momentum ini semakin meneguhkan kesadaran kolektif untuk memperkuat sistem pendidikan Hindu, sekaligus melahirkan generasi muda yang kreatif, berintegritas, dan siap berkarya demi kemajuan Denpasar serta Indonesia. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini