Foto: Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry bersama jajaran pengurus menyampaikan belangsungkawa atas berpulangnya Ketua DPD II Partai Golkar Bangli, I Gusti Made Winuntara.
Denpasar, KabarBaliSatu
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Ketua DPD II Golkar Bangli, I Gusti Made Winuntara yang meninggal dunia pada usia 74 tahun. Sebagai pucuk pimpinan Golkar di Pulau Dewata, Sugawa Korry mengenang sosok Winuntara sebagai kader Golkar yang sangat loyal, tulus dan lurus menjalankan segala aturan organisasi partai.
Sugawa Korry mengakui loyalitas Winuntara sangat layak dijadikan panutan dan teladan oleh seluruh kader Golkar di Bali khususnya juga para kader muda. “Jadi beliau adalah sosok kader yang konsisten untuk membela dan memperjuangkan Golkar, mulai zaman Orde Baru, zaman reformasi sampai zaman kekinian,” ungkap Sugawa Korry dalam keterangan pers di Sekretariat Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali pada Kamis 3 Juli 2025.
Di samping konsisten membela dan berjuang untuk Golkar, Winuntara sudah sangat teruji sebagai sosok yang taat dalam menjalankan aturan-aturan organisasi Golkar. “Beliau adalah kader senior yang penuh dedikasi, loyal, tulus, lurus dan taat menjalankan mekanisme organisasi,” puji Sugawa Korry didampingi sejumlah pengurus harian DPD Golkar Bali seperti Bendahara Komang Takuaki Banuartha, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewa Made Suamba Negara, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Komang Suarsana, Ketua AMPG Bali Ketut Nesa dan pengurus lainnya.
“Kemudian beliau juga taat di dalam membina hubungan kekerabatan dengan sesama anggota partai maupun masyarakat luas,” tambah politisi senior Golkar asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng itu.
Sugawa Korry juga mengenang perjuangan bersar Winuntara di Pilkada Bangli 2024 lalu dengan maju sebagai Calon Wakil Bupati Bangli dari Partai Golkar dan Demokrat bersading dengan Calon Bupati Bangli Raden Cahyo Adhi Nugroho. Dikenal sebagai “Paket Santuy”, sayangnya mereka belum berhasil mengalahkan pasangan incumbent, Sedana Arta–Wayan Diar dari PDI Perjuangan.
“Kami sangat apresiasi perjuangan beliau saat menjadi Calon Wakil Bupati Bangli. Dan memang sudah komitmen kami untuk mendukung kader-kader kami yang memang siap untuk maju di Pilkada. Jadi kami lebih memilih untuk mendukung siapapun kader-kader Golkar yang siap maju,” terang Sugawa Korry yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bali.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Partai Golkar Bali akan menggelar prosesi pelepasan jenazah secara resmi dengan formasi lengkap Angkatan Muda Partai Golkar Bali (AMPG) Bali sesuai tradisi yang telah dibangun Sugawa Korry sejak memimpin Golkar Bali dengan memberikan penghormatan terakhir kepada kader senior Golkar yang meninggal dunia. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025 pukul 12.00 WITA, setelah jenazah dinaikkan ke bade oleh krama Banjar.
“Kami akan memberikan penghormatan terakhir dengan almarhum Bapak Winuntara dengan kesatuan AMPG lengkap dengan tata ucapan upacara yang telah kami susun selama ini,” terang Sugawa Korry yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bali itu.
“Kami ingin menjadikan ini sebagai tradisi baru di Partai Golkar, menghormati para kader bukan hanya saat mereka masih aktif berjuang, tetapi juga mengiringi mereka menuju penyatuan dengan Brahman dalam upacara pelebon,” tambahnya.
Sebelum memberikan penghormatan terakhir, rombongan pengurus DPD Golkar Bali juga akan melakukan kunjungan melayat pada Jumat, 4 Juli pukul 16.00 WITA. Dengan kepergian Winuntara, Partai Golkar kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Namun semangat dan keteladanan yang ditinggalkan akan terus menjadi inspirasi bagi para kader generasi berikutnya. (kbs)

