BerandaPolitikTokoh Golkar dan Eks PDIP Hijrah ke NasDem Karangasem, Simbol Perubahan Arah...

Tokoh Golkar dan Eks PDIP Hijrah ke NasDem Karangasem, Simbol Perubahan Arah Politik di Gumi Lahar

Foto: Wakil Ketua Umum DPP NasDem, Saan Mustopa, melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPD NasDem Karangasem, Jumat (4/4/2025).

Karangasem, KabarBaliSatu

Peta politik Karangasem makin dinamis. Partai NasDem Karangasem tak hanya menunjukkan taring elektoralnya, tapi kini juga jadi magnet baru bagi tokoh-tokoh politik lintas partai. Terbaru, sejumlah kader dari Partai Golkar dan mantan kader PDIP dikabarkan resmi bergabung dengan partai besutan Surya Paloh tersebut.

Isu ini menguat saat Wakil Ketua Umum DPP NasDem, Saan Mustopa, melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPD NasDem Karangasem, Jumat (4/4/2025). Dalam forum konsolidasi itu, kehadiran kader Golkar, I Komang Sartika, yang mengenakan atribut NasDem, menjadi sinyal kuat perpindahan politik yang tak bisa diabaikan.

Baca Juga  NasDem Karangasem Jadi Poros Kekuatan Politik Bali, Ini Strategi di Baliknya

Penasehat DPD NasDem Karangasem, I Gusti Made Tusan, membenarkan kabar tersebut. “Kami menerima empat kader baru, termasuk dari Golkar dan satu mantan kader PDIP,” ujar Tusan.

Meski belum semua berpindah secara terbuka, dinamika ini jelas menunjukkan NasDem makin dilirik sebagai partai masa depan. Salah satunya, I Wayan Tama, Bendahara DPD Golkar Karangasem, yang dikabarkan turut diajak bergabung. Namun saat dikonfirmasi, Tama memilih merespons diplomatis. “Saya merasa dibesarkan di Golkar. Soal ajakan itu, saya hanya tersenyum,” katanya merendah.

Fenomena ini bukan sekadar soal pindah bendera. Ini adalah refleksi perubahan arus kepercayaan politik di Karangasem. Dengan dua kali kemenangan di Pilkada dan keberhasilan konsisten menempatkan kader di legislatif, NasDem Karangasem makin kokoh sebagai poros kekuatan baru di timur Bali.

Baca Juga  SDM Walikota Denpasar Disebut Paling Rendah Bikin Gerah? Bro Oka PSI Bela Jaya Negara: Kemampuan Manajerialnya Terbukti!

Langkah-langkah ini menegaskan bahwa NasDem tidak hanya kuat dalam struktur, tapi juga dalam daya tarik politik. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, partai ini memainkan narasi restorasi secara nyata—bukan sekadar slogan. (kbs)

Berita Lainnya

Berita Terkini