Foto: Gerakan Langit Biru Demokrat Bali yang dilaksanakan di Pantai Goa Lawah, Klungkung, Jumat (28/8/2026).
KLungkung, KabarBaliSatu
Sekitar 250 kader dan pengurus DPD Partai Demokrat Bali turun langsung membersihkan kawasan Pura Goa Lawah hingga pantai di Kabupaten Klungkung, Jumat (28/8/2026). Namun, bagian aksi Gerakan Langit Biru Indonesia Asri menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat tersebut tidak berhenti pada kegiatan memungut sampah.
Usai membersihkan kawasan wisata, Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta bersama para kader juga menyambangi warung dan stan UMKM di sekitar Goa Lawah. Mereka ikut membeli hingga memborong dagangan para pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Kader Demokrat yang mengikuti kegiatan tersebut diarahkan untuk berbelanja berbagai produk yang dijual pedagang, mulai dari makanan, minuman hingga produk UMKM lainnya. Aktivitas belanja dilakukan secara langsung kepada pedagang di sekitar kawasan wisata.
Langkah tersebut dilakukan setelah Demokrat Bali mendapat laporan bahwa omzet sejumlah pedagang dan pelaku UMKM di sekitar Goa Lawah mengalami penurunan.
“Kami mendapat laporan dari Ketua DPC bahwa kondisi ekonomi pelaku UMKM di sekitar kawasan ini sedang mengalami penurunan omzet penjualan. Oleh karena itu, kami instruksikan para kader untuk langsung berbelanja produk pedagang lokal di sini,” ujar Mudarta.
Mudarta pun tidak hanya menginstruksikan kader untuk berbelanja. Ia turut membeli dagangan yang dijajakan masyarakat bersama para kader lainnya.
Menurut Mudarta, aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian Demokrat terhadap masyarakat yang berada di sekitar kawasan wisata. Bantuan tidak harus selalu dalam bentuk program besar, tetapi juga dapat dilakukan melalui tindakan sederhana yang langsung dirasakan pedagang.
Di sisi lain, kegiatan bersih-bersih dilakukan dengan menyisir kawasan Pura Goa Lawah hingga pantai. Para kader mengumpulkan sampah yang ditemukan di sepanjang kawasan tersebut, terutama sampah plastik.
Mudarta mengatakan kebersihan kawasan wisata memiliki kaitan erat dengan pergerakan ekonomi masyarakat. Destinasi yang bersih dan nyaman akan memberikan kesan positif kepada wisatawan sehingga berpotensi meningkatkan kunjungan.
“Objek wisatanya kita jaga bersih agar tamu ramai datang, dan saat ini juga UMKM-nya kita bantu secara langsung dengan berbelanja. Ini cara kami untuk membantu menggerakkan roda ekonomi rakyat,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa wisatawan saat ini memiliki kemampuan untuk dengan cepat membagikan pengalaman mereka melalui media sosial. Kondisi sebuah destinasi, termasuk persoalan kebersihan, dapat dengan mudah direkam dan disebarluaskan.
“Kalau kita buang sampah sembarangan, tamunya mempublikasikan Bali jorok dan seterusnya. Tetapi ketika lingkungan bersih, dia akan mengundang temannya untuk datang lagi berkunjung ke Bali, terkhusus di Goa Lawah,” ujar Mudarta.
Karena itu, ia mengajak masyarakat dan para pedagang di sekitar Goa Lawah untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan. Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya untuk kepentingan lingkungan, tetapi juga untuk menjaga daya tarik pariwisata dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.
Bagian dari Rangkaian HUT Demokrat ke-25
Aksi bersih-bersih dan dukungan terhadap UMKM di Goa Lawah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan DPD Partai Demokrat Bali menuju puncak peringatan HUT Partai Demokrat ke-25 pada 9 September 2026.
Gerakan penanaman pohon dan kebersihan lingkungan juga telah dilaksanakan di sejumlah kabupaten, di antaranya Badung, Bangli, Tabanan, Buleleng, Jembrana, dan Gianyar.
Khusus di Klungkung, kegiatan dipusatkan di kawasan Pura Goa Lawah dan pantai di sekitarnya. Sekitar 250 kader dan pengurus Demokrat dari tingkat DPD dan DPC terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kawasan wisata agar tetap bersih sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Klungkung Gde Artison Andarawata mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial HUT partai, tetapi dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui aksi hari ini, Demokrat Bali berupaya menyatukan dua gerakan sekaligus: membersihkan kawasan wisata dan menghidupkan ekonomi masyarakat.
Dengan turun langsung memungut sampah dan kemudian membeli bahkan memborong dagangan UMKM, Made Mudarta bersama para kader ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan keberpihakan terhadap ekonomi rakyat.
Goa Lawah bersih, wisatawan nyaman, pedagang terbantu, dan ekonomi masyarakat pun ikut bergerak. (kbs)

