Foto: Gubernur Koster saat memaparkan berbagai kebijakan dalam mendorong energi bersih, transportasi ramah lingkungan dan berkelanjutan, pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengembangan sistem pertanian organik dalam kegiatan Climate Action Week 2026.
London, KabarBaliSatu
Kebijakan pembangunan yang dijalankan Gubernur Bali, Wayan Koster, mendapat pengakuan dari sejumlah lembaga internasional dan pemimpin dunia karena dinilai sejalan dengan arah pembangunan global yang berkelanjutan.
Salah satu bentuk pengakuan tersebut datang dari Bloomberg Philanthropies yang menilai Gubernur Wayan Koster memiliki komitmen kuat serta kebijakan yang progresif dalam mendorong energi bersih, transportasi ramah lingkungan dan berkelanjutan, pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengembangan sistem pertanian organik.
Berbagai kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah nyata Pemerintah Provinsi Bali dalam menurunkan emisi karbon guna mencapai target net zero emission pada 2045. Bloomberg Philanthropies juga menyatakan dukungannya terhadap percepatan pelaksanaan kebijakan penurunan emisi karbon yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster.
Pengakuan tersebut semakin diperkuat setelah mencermati berbagai materi yang disampaikan dalam rangkaian London Climate Action Week 2026, mulai dari pidato Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sambutan Pendiri Bloomberg Philanthropies, hingga pembahasan mengenai kebijakan pemerintah daerah dari berbagai negara.
Seluruh isu strategis yang menjadi fokus dalam forum internasional tersebut, mulai dari aksi iklim, pembangunan berkelanjutan, hingga pengurangan emisi karbon, disebut telah menjadi bagian dari arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali melalui Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Kebijakan tersebut juga telah dituangkan dalam Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125.
Berdasarkan keselarasan tersebut, arah kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bali dinilai telah sesuai dengan arah pembangunan dunia sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, para pemimpin dunia, kepala daerah dari berbagai negara, serta lembaga internasional.
Pengakuan tersebut dinilai menjadi indikator bahwa arah pembangunan Bali telah berada pada jalur yang tepat dan memperoleh legitimasi di tingkat internasional. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dan memastikan seluruh kebijakan tersebut dilaksanakan secara terukur agar mampu mencapai hasil yang optimal.
Meski demikian, keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Bali tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah. Pemerintah Provinsi Bali menilai kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta dukungan seluruh komponen masyarakat Bali menjadi faktor utama dalam mewujudkan cita-cita bersama menjaga dan membangun Bali secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat “Demi Nindihin Gumi Bali.” (kbs)

