Foto: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster saat mengukuhkan 5.079 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan di Gedung I Ketut Marya, Kecamatan Tabanan, Selasa (24/3/2026).
Tabanan, KabarBaliSatu
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, secara resmi mengukuhkan 5.079 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan untuk masa bakti 2025–2030. Prosesi pengukuhan berlangsung di Gedung I Ketut Marya, Kecamatan Tabanan, Selasa (24/3/2026), dihadiri ribuan kader dan simpatisan yang memadati lokasi acara.
Sejumlah tokoh partai turut hadir, di antaranya Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDIP Bali I Made Supartha, Bupati Tabanan sekaligus Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, serta jajaran anggota legislatif dari tingkat pusat hingga daerah. Kehadiran ribuan simpatisan membuat total peserta mencapai lebih dari 8.000 orang.
Dalam sambutannya, Wayan Koster menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah perjuangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan peran strategis kader sebagai ujung tombak partai dalam menjaga ideologi, memperkuat konsolidasi, serta menggerakkan masyarakat dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Koster juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal Bali melalui konsep Sad Kerthi, yang meliputi Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi. Menurutnya, seluruh gerak perjuangan partai harus selaras dengan visi besar “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” demi menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali serta kesejahteraan generasi masa kini dan mendatang.
Ia mengaku bangga atas capaian konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Bali yang dinilai menjadi yang tercepat di Indonesia hingga menyentuh tingkat akar rumput. Koster pun berpesan agar para kader menjadikan jabatan sebagai bentuk kepercayaan, kebanggaan, sekaligus ruang pengabdian untuk rakyat.
Lebih jauh, Koster meminta seluruh struktur partai mengawal arah pembangunan daerah melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru (2025–2125). Kader diharapkan aktif dalam pengentasan masyarakat rentan, menjaga lingkungan, serta mendorong kedaulatan pangan dan penggunaan produk lokal.
Dalam kesempatan itu, Koster juga mengingatkan pentingnya integritas kader dengan menggaungkan kembali pesan Proklamator Sukarno melalui semboyan “Jasmerah” (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah). Ia menegaskan bahwa kader harus menjadi teladan, menjunjung etika, serta menjauhi perilaku yang merugikan masyarakat seperti korupsi, narkoba, dan perjudian.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, melaporkan total pengurus yang dikukuhkan mencapai 5.079 orang. Rinciannya terdiri dari 21 pengurus DPC, 110 pengurus PAC dari 10 kecamatan, 1.173 pengurus ranting dari 133 desa/kelurahan, serta 3.775 pengurus anak ranting dari 810 banjar atau lingkungan.
Menurut Sanjaya, kekuatan struktur tersebut semakin memperkokoh soliditas mesin partai di Tabanan. Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan tetap menjadi kekuatan utama politik di daerahnya, meskipun menghadapi berbagai dinamika dan isu.
“Semangat kebersamaan dan kerja kolektif menjadi kunci. Selama kita solid, api perjuangan PDI Perjuangan di Tabanan tidak akan pernah padam,” tegasnya. (kbs)

